Kamis, 28 Februari 2013

Bolang to Malang (part 1)

     Belum sempat berbagi cerita, sekarang saatnya aku cerita liburan semester 5 kemarin. oke, jadi tanggal 31 Januari sampai 5 Februari kemarin aku pergi jalan-jalan ke Malang. Liburan ini merupakan liburan kedua kalinya setelah tanggal 19-23 Januari kemarin aku main ke Bandung. Kalau liburan di Bandung aku pergi dengan teman-teman kesayangan Fida, Uu, Annisa, Idah, Sofi, dan Eva pas pergi ke Malang formasinya berbeda (kecuali Annisa). Cewek-cewek kece yang ber-bolang ria ke Malang ada aku, Annisa, Fika, Wulan, dan Novi alias ipon. Nah liburan di Malang kali ini disponsori oleh Keluarga Ipon (ada Umik, Mbak Rina, dan Mas Agung). Terima kasih banyak karena telah menerima kami selama kurang lebih 1 minggu untuk mengotori rumah dan menumpang disana.
      Kita mulai liburan kali ini dari tanggal 31 Januari. Sebenarnya, 31 Januari itu aku berangkat dari Madiun menuju Malang. Aku dan teman-teman berpisah keberangkatan karena aku pulang ke Madiun dulu sebelum liburan ke Malang. Annisa, Fika, dan Wulan berangkat dari stasiun Pasar Senen sehari sebelum aku berangkat. Kami janjian bertemu di stasiun Kota Madiun. Ipon tentu saja menunggu kami di Malang karena dia kan tuan rumahnya. Nge-bolang ke Malang for the first time, ofcourse I'm very excited. Apalagi bersama teman-teman yang jarang-jarang kami kumpul buat liburan bersama. Aku dan para cewek kece itu berangkat menggunakan kereta ekonomi Matamraja. Di tiket kereta itu, jadwal keberangkat disebutkan jam 02.00 berangkat dari Madiun menuju Malang. Sudah siaplah aku tengah malam jam 00.30 buat mandi, persiapan dan sebagainya. Bapak yang dengan setia mengantarku sampai ke stasiun dan menemaniku menunggu kereta. Waktu sampai di stasiun, aku shock ketika Bapak security bilang kalau keretanya telat sampai jam 5! Gila, aku udah berangkat dari rumah jam 01.30 begitu sampai di stasiun bapak satpamnya bilang kalau telat, 3 jam! Kalau pulang sayang kalau ga pulang ngapain nunggu di stasiun sampai 3 jam. Akhirnya aku tidur dulu di mobil sambil menunggu jam 5 datang. Nah, begitu jam 5 datang, aku bilang ke Bapak untuk pulang dulu kasihan Bapak yang udah ikut nunggu. Aku masuk ke peron stasiun jam 5 dengan harapan kereta benar-benar datang jam 5. Tapi itu semua hanya harapan palsu! Keretanya baru datang jam 07.00 pagi. Ini namanya bukan telat lagi, entah apa dibilangnya.
     Sampai kereta datang rasa excited itu berubah jadi badmood gara-gara menunggu sampe 5 jam di kereta. Tapi badmoodnya hanya sebentar setelah bertemu Annisa, Fika, dan Wulan. Kami bergabung untuk berangkat menuju Malang.
Wulan, Fika, Aku, dan Annisa dengan tampang lusuh
     Dalam perjalanan menuju Malang, aku sempat terkejut ketika kereta yang kami naiki itu melewati sebuah trowongan dua kali. Trowongan yang pertama panjang sekali dan terowongan kedua tidak sepanjang yang pertama. Kalau kata ibuku terowongan itu merupakan bagian dari gunung yang dilubangi bawahnya untuk lintasan kereta api. Wow, keren. Tak terbayang bagaimana orang-orang jaman dulu membangun lintasan itu. Kami sampai di Malang jam 14.30 yang biasanya jam 08.00 sudah sampai. Kami berhenti di stasiun paling akhir di Malang, Stasiun Malang Baru. Karena sudah sore kami memutuskan untuk langsung ke rumah Ipon istirahat dan menyusun rencana selama di Malang.

Day 1
     Hari pertama di Malang, kami memutuskan untuk pergi ke Jawa Timur Park 2 dan Ecogreen Park. Karena hari itu hari Jumat maka kedua tempat itu tampak sepi, jadi berasa liburan pribadi. Sebelum masuk, kami diwajibkan membeli tiket. Kami membeli tiket paket Jawa Timur Park 2 (terdiri dari Museum Satwa dan Batu Secret Zoo)+Ecogreen Park seharga 100.000. Sebelum kami masuk, kami sempat berfoto ria dengan patung seekor gajah yang sangat besar.
Foto di depan patuh gajah yang super besar
     Liburan hari itu dimulai di Ecogreen Park. Di taman ini, banyak sekali tempat-tempat yang menyenangkan yang sayang kalau dilewatkan begitu saja.
Patung kuda dari barang-barang bekas
Berbagai macam jenis patung hewan dibuat dari barang-barang bekas yang dikumpulkan. Hasilnya pun sangat unik dan menarik untuk dilihat. Tidak hanya patungnya, di taman ini kita juga bisa melihat bermacam-macam hewan, serangga, burung dari berbagai daerah bahkan negara di luar Indonesia. Bahkan kita juga bisa memberi makan burung-burung itu. 
Fika foto dengan salah satu burung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar